- Diposting tanggal
Ambil Untung dari Bisnis Lebih Baik Prive atau Dividen?
Dico | 16 April 2026
Dalam menjalankan bisnis, mengambil keuntungan adalah hal yang wajar. Tapi, tahukah kamu bahwa cara mengambil keuntungan bisa berdampak pada pajak dan struktur bisnis?
Dua istilah yang sering muncul adalah prive dan dividen. Sekilas terlihat sama-sama “ambil uang dari bisnis”, tapi sebenarnya keduanya sangat berbeda terutama dari sisi legalitas dan perpajakan. Lalu, mana yang lebih menguntungkan?
Apa Itu Prive dalam Bisnis?
Prive adalah pengambilan dana oleh pemilik usaha dari bisnisnya sendiri, yang umumnya terjadi pada badan usaha seperti CV atau usaha perorangan.Dalam praktiknya, prive:
Diambil langsung oleh pemilik usaha
Dicatat dalam laporan keuangan
Tidak dikenakan pajak tambahan
Kenapa tidak kena pajak? Karena secara konsep, keuntungan usaha sudah dihitung sebagai penghasilan pemilik. Jadi saat diambil, tidak dianggap sebagai objek pajak baru.
Prive sering digunakan oleh pelaku usaha kecil hingga menengah karena sifatnya fleksibel dan praktis.
Apa Itu Dividen?
Berbeda dengan prive, dividen adalah pembagian keuntungan dari perusahaan berbentuk PT kepada para pemegang saham. Dividen memiliki karakteristik:
Dibagikan setelah perusahaan membayar pajak
Harus melalui keputusan resmi (RUPS)
Dikenakan pajak (umumnya PPh Final 10% untuk individu)
Namun, dalam kondisi tertentu, dividen bisa mendapatkan perlakuan pajak yang lebih ringan, tergantung pada struktur kepemilikan saham.
Perbedaan Prive dan Dividen dalam Bisnis
Agar lebih jelas, berikut perbandingan utamanya:
1. Dari Sisi Pajak
Prive: Tidak dikenakan pajak tambahan
Dividen: Umumnya dikenakan PPh Final
2. Dari Sisi Fleksibilitas
Prive: Bisa diambil kapan saja oleh pemilik
Dividen: Harus melalui mekanisme resmi perusahaan
3. Dari Sisi Struktur Bisnis
Prive: Umumnya digunakan pada CV atau usaha perorangan
Dividen: Hanya berlaku pada PT
4. Dari Sisi Kredibilitas
Prive: Lebih sederhana, cocok untuk bisnis skala kecil
Dividen: Lebih profesional dan menarik bagi investor
Kapan Sebaiknya Menggunakan Prive?
Prive lebih cocok jika kamu:
Menjalankan bisnis skala kecil hingga menengah
Membutuhkan fleksibilitas dalam mengambil dana
Ingin proses yang cepat tanpa prosedur formal
Namun, ada satu hal penting:
Penggunaan prive tanpa pencatatan yang rapi bisa membuat keuangan bisnis dan pribadi bercampur. Ini bisa menyulitkan saat audit atau pengembangan usaha.
Kapan Dividen Lebih Tepat?
Dividen menjadi pilihan yang lebih tepat jika:
Bisnis kamu sudah berbentuk PT
Memiliki pemegang saham
Ingin membangun citra profesional di mata investor
Meskipun prosesnya lebih formal dan ada pajak tambahan, dividen memberikan struktur yang lebih jelas dan transparan.
Jadi, Lebih Untung Prive atau Dividen?
Jawabannya tergantung pada kondisi bisnis kamu.
Jika kamu butuh fleksibilitas dan efisiensi: prive bisa jadi pilihan
Jika kamu ingin bisnis yang lebih profesional dan scalable: dividen lebih tepat
Yang terpenting bukan hanya soal “mana lebih hemat”, tapi juga bagaimana cara tersebut mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Hal Penting yang Perlu Kamu Ingat
Mengambil keuntungan dari bisnis bukan hanya soal uang masuk ke rekening pribadi. Cara kamu mengambilnya juga mencerminkan:
Struktur bisnis
Kepatuhan pajak
Kesiapan usaha untuk berkembang
Dengan memahami perbedaan prive dan dividen, kamu bisa mengambil keputusan yang lebih tepat bukan hanya menguntungkan, tapi juga aman secara legal.
Butuh bantuan Pengurusan Legalitas Usaha Anda?
Bukalegal Hadir di Solo Raya, Jogja, Semarang, Surabaya, Jakarta, Bandung hingga nasional.
Tim profesional kami siap mendampingi Anda:
Pendaftaran Merek
Konsultasi gratis
Pendaftaran PT, CV, YAYASAN dll.
Perizinan usaha
Layanan Pertanahan
PBG/SLF
UKL UPL
Dan masih banyak lagi!
Hubungi kami sekarang:
WA: 08888 1121 777
Telp: 0271 7464 441