- Diposting tanggal
Kemenkum Tegaskan Pendaftaran Merek Bukan Sekadar Formalitas, Ini yang Harus Dipahami Pelaku Usaha
Dipublikasikan oleh Bukalegal.com pada 28 Juni 2026
Neiska Aulia Marcela Sari, S.H.
Mendaftarkan merek masih sering dianggap sebagai langkah administratif yang bisa dilakukan kapan saja. Padahal, anggapan tersebut dapat berisiko bagi pelaku usaha. Kementerian Hukum (Kemenkum) baru-baru ini menegaskan bahwa setiap permohonan pendaftaran merek akan diperiksa sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga tidak semua permohonan otomatis disetujui.
Artinya, memiliki nama usaha yang sudah digunakan bertahun-tahun belum tentu menjamin merek tersebut dapat didaftarkan.
Mengapa permohonan merek bisa ditolak?
Sebelum menerbitkan sertifikat merek, pemerintah melakukan pemeriksaan untuk memastikan bahwa merek memenuhi persyaratan hukum. Tujuannya adalah memberikan perlindungan yang adil bagi seluruh pelaku usaha sekaligus mencegah terjadinya sengketa di kemudian hari.
Beberapa alasan umum penolakan antara lain:
- Nama atau logo memiliki persamaan dengan merek yang sudah terdaftar.
- Merek dianggap terlalu umum sehingga tidak memiliki daya pembeda.
- Mengandung unsur yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
- Berpotensi menyesatkan konsumen mengenai asal, kualitas, atau jenis barang maupun jasa.
Karena itu, proses pendaftaran merek bukan hanya mengisi formulir, tetapi juga memastikan merek yang diajukan memang layak mendapatkan perlindungan hukum.
Kesalahan yang sering dilakukan pelaku usaha
Banyak UMKM baru mengurus merek setelah bisnis berkembang. Padahal, kondisi tersebut justru meningkatkan risiko karena bisa saja ada pihak lain yang lebih dahulu mendaftarkan nama yang sama atau mirip.
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah:
- Langsung mencetak kemasan dalam jumlah besar sebelum memastikan merek dapat didaftarkan.
- Tidak melakukan pengecekan merek terlebih dahulu.
- Menganggap nama yang belum ditemukan di media sosial berarti aman digunakan.
Padahal, yang menjadi acuan utama dalam perlindungan merek adalah data pendaftaran merek, bukan popularitas di internet.
Pentingnya analisis merek sebelum mengajukan pendaftaran
Analisis merek merupakan tahap awal yang membantu mengetahui potensi keberhasilan sebuah permohonan. Melalui analisis, dapat diketahui:
- Apakah sudah ada merek yang serupa.
- Tingkat risiko penolakan.
- Alternatif nama yang memiliki peluang lebih besar untuk diterima.
- Strategi pendaftaran sesuai kelas barang atau jasa yang tepat.
Dengan demikian, pelaku usaha dapat menghemat waktu, biaya, dan mengurangi risiko penolakan.
Jangan tunggu bisnis besar
Banyak orang berpikir bahwa perlindungan merek hanya penting bagi perusahaan besar. Faktanya, justru UMKM membutuhkan perlindungan sejak awal agar identitas bisnis tidak digunakan pihak lain.
Pendaftaran merek merupakan investasi jangka panjang yang memberikan kepastian hukum terhadap identitas usaha. Sebagaimana ditegaskan Kemenkum, setiap permohonan akan diproses berdasarkan ketentuan yang berlaku, sehingga persiapan sebelum mengajukan pendaftaran menjadi langkah yang sangat penting.